Krisan bertebaran
pesona diantara penyambut pagi
Ku lambaikan senyum
seiringan kerlingan sang surya
Berharap seribu
damai serinai melodi
Postingan Puisi
Seratus
halaman yang ku baca
Satu makna
yang ku pijat dalam kening
Itu nama tidak
lepas dari air mata
Postingan Puisi
Jika aku mati
apakah kau akan sedih
Jika aku mati akankah
kau merindukanku
Jika aku mati
maukah kau tersenyum untukku
Jika aku mati
berdoalah untuk kematianku
Postingan Puisi
Hanya sebuah
kenangan mati
Di atas puncak
dan khayalan nyata
Kata-katamu
hanya dapat ku telan
Karena itu
bukan aku
Aku jadi saksi
bisu
Aku bagai kaca
pecah
Saat kau
berucap memandangku
Aku
Dan
Postingan Puisi
Urat nadiku
putus
Nafas bagai
tak bernyawa
Ini jalan
bukan sekedar khayalan
Postingan Puisi
Langganan:
Postingan (Atom)