Sunrise



Krisan bertebaran pesona diantara penyambut pagi
Ku lambaikan senyum seiringan kerlingan sang surya
Berharap seribu damai serinai melodi



Seratus halaman yang ku baca
Satu makna yang ku pijat dalam kening
Itu nama tidak lepas dari air mata

Maaf Seribu Mati



Jika aku mati apakah kau akan sedih
Jika aku mati akankah kau merindukanku
Jika aku mati maukah kau tersenyum untukku
Jika aku mati berdoalah untuk kematianku
         

Apa Ini... ?!



Hanya sebuah kenangan mati
Di atas puncak dan khayalan nyata
Kata-katamu hanya dapat ku telan
Karena itu bukan aku
     

Rona Malam



Aku jadi saksi bisu
Aku bagai kaca pecah
Saat kau berucap memandangku
Aku
Dan

Jati diri



Urat nadiku putus
Nafas bagai tak bernyawa
Ini jalan bukan sekedar khayalan

Postingan Lebih Baru Beranda