Urat nadiku
putus
Nafas bagai
tak bernyawa
Ini jalan
bukan sekedar khayalan
Sedikitku
harus tegakkan kepala
Biar orang tak
menganggapku lemah
Hatiku pecah
Ususku terburai
Saatku jatuh tak berdaya
Apa harus ku tundukan kepala
Atau ku lari seketika
Ini kehidupan,
Tiap hari
adalah episodenya
Mudahkah,
terbuang, percuma.
Jati
diri
9 Februari
2005
Postingan Puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar