Hanya sebuah
kenangan mati
Di atas puncak
dan khayalan nyata
Kata-katamu
hanya dapat ku telan
Karena itu
bukan aku
Bayangan yang ada dipikiranmu
Sungguh bukan aku
Jantungku berdebar, tapi sayang
Itu bukan aku
Kenangan
kecewa ataukah senang
Dua dalam satu
sulaman panjang
Membentang
membentuk kusut dan
Masih tampak
dipelupuk hati, anyaman,
Anyaman apa
yang harus ku sulam
Maaf, aku tak
ingin, maaf
20 Maret 2005
18:45
Untuk kenangan
di puncak biru
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar