Sekuncup mawar
terselip dalam lipatan kertas merah jambu
Persis muka
meronamu
Ah, sayang
Dirinya lebih
senang menatap si mawar ketimbang puisiku
Padahal isinya
syahdu
Baris pertama lebah
merindu
Melayang duhai
melayang
Rindu mengecup
mawar ku madu
Sekuncup mawar
terselip dalam lipatan kertas merah jambu
Bacalah engkau
ku sayang
Puisiku untukmu
seorang
14
Juli 2015
(10:44)
Postingan Puisi
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar